TK Sari Asih berdiri pada tanggal 2 September 1971, Yang di bangun di atas tanah seluas 11.300 m2, terdiri dari 2 ruang kelas A dan B serta 1 gedung serba guna. Yang di prakarsai oleh Pastor Paroki yang bernama Pater Aloysius Phol yang berasal dari Jerman. Dimana pada saat itu Kepala Sekolah TK sari Asih pertama yaitu Sr. Fransiska Dendeng, JMJ (1971 – 1972). Dengan jumlah murid pada saat itu berjumlah 74 siswa yang terdiri dari 34 siswa A dan 40 siswa B serta memiliki 3 tenaga pengajar saja.

TK Sari Asih berdiri pertama kali dengan nama Yayasan Persekolahan “ YAPNUSDA “ (Yayasan Nusa Cendana) yang beralamatkan Jalan Diponegoro No. 34 A Sumbawa Besar. Pada tahun 1978 terjadi peralihan Yayasan "YAPNUSDA" menjadi Yayasan JESUS MARIA JOSEPH ( JMJ ), Yang di pimpin oleh Ibu Paula Lete Boro sebagai Kepala Sekolah saat itu. Tahun 1992 peralihan Yayasan "JOSEPH" kepada Yayasan "SWASTIASTU"

Pada tahun 1981–1994 pergantian kepemimpinan dari Ibu Paula Lete Boro kepada Sr. J.Wantah, JMJ dengan di bantu 4 tenaga pengajar.

Tahun 1994 – 1996 terpilih kembali Ibu Paula Lete Boro sebagai Kepala Sekolah TK sari Asih.Tahun 1996 – 1999 Kepala Sekolah TK Sari Asih di pimpin oleh Sr. Adeodata , JMJ dengan tenaga pengajar 3 orang. Pada Tahun 1999 – 2002 masa jabatan Sr. Adeodata , JMJ berakhir dan di gantikan oleh Ibu Magdalena Delo dengan 7 tenaga pengajar dan bertambahnya ruang kelas dari 2 ruang menjadi 7 ruang kelas, terdiri dari 2 ruang kelas A , 4 ruang kelas B dan 1 ruang kelas PG. Pada tahun 2002 Yayasan SWASTIASTU berganti nama menjadi Yayasan INSAN MANDIRI DENPASAR.

Tahun 2002 – 2008 pergantian Kepala Sekolah dari Ibu Magadalena Delo kepada Sr. Ancilla Danun,JMJ.

Lima tahun kemudian jabatan Sr. Ancilla Danum,JMJ berakhir dan di gantikan oleh Sr. Maria Goretti Asten , JMJ (2008 – 2013).

Tahun 2013 – Januari 2015 TK Sari Asih di pimpin oleh Sr. Adelitha Pantow, JMJ, S.Pd. Dengan jumlah 7 guru dan 2 tenaga kepegawaian.

Tanggal 12 Februari 2015 TK Sari Asih di pimpin oleh Yuliana Dai dengan jumlah 6 guru dan 2 tenaga kepegawaian sampai sekarang.